TrendArrow – Pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert, terus mencari komposisi terbaik untuk lini belakang Skuad Garuda. Dalam uji coba melawan Chinese Taipei dan Lebanon pada 5–8 September 2025 di Surabaya, ia mencoba formasi baru dengan empat bek.
“Baca Juga: Jordi Amat Dorong Persija Bangkit Usai Kalah dari PSM Makassar“
- Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Bola & Olahraga, kamu bisa join di Channel WA Trendarrow.com dengan KLIK DI SINI.
- Ikuti Update Seputar Sepak Bola di Sosial Media Instagram dan Tiktok dari Trendarrow.com
- RESMI! Bang Jay ke Sassuolo! Setelah berbagai rumor beredar, akhirnya kapten kebanggaan kita resmi gabung Sassuolo!
- SAH! Bang Jay ke Sassuolo! Rumor jadi kenyataan, kapten Timnas kita resmi merapat ke Sassuolo!
Formasi Empat Bek Jadi Eksperimen Baru
Kluivert mengubah pakem yang biasanya menggunakan tiga bek. Ia memilih memasang empat bek dengan Jay Idzes dan Kevin Diks sebagai duet utama di jantung pertahanan. Pilihan ini langsung diuji saat menghadapi Lebanon.
Sebagai cadangan, Kluivert menyiapkan Rizky Ridho dan Jordi Amat. Sementara itu, Justin Hubner tidak bisa tampil karena sakit. Mees Hilgers juga absen karena ingin fokus pada masa depannya bersama klub.
Idzes dan Diks Tampil di Klub Eropa
Kombinasi Idzes dan Diks semakin meyakinkan karena keduanya bermain di level tertinggi Eropa. Idzes kini memperkuat Sassuolo di Serie A setelah hengkang dari Venezia yang terdegradasi ke Serie B.
Sementara itu, Diks memutuskan bergabung dengan Borussia Monchengladbach. Ia meninggalkan FC Copenhagen di Denmark untuk merasakan kompetisi lebih ketat di Bundesliga.
Statistik Keduanya di Awal Musim
Idzes tampil solid bersama Sassuolo. Dari empat laga Serie A, ia sudah tiga kali bermain penuh selama 90 menit. Perannya begitu penting dalam menjaga pertahanan tim promosi tersebut.
Diks juga langsung mendapat kepercayaan penuh di Monchengladbach. Dalam tiga laga terakhir Bundesliga, ia selalu menjadi starter dan tidak pernah digantikan. Konsistensi ini menunjukkan kualitasnya di level tertinggi.
Harapan Besar di Kualifikasi Piala Dunia
Duet Idzes dan Diks bisa menjadi aset besar bagi Timnas Indonesia. Dengan pengalaman di Eropa, keduanya diharapkan mampu memberi ketenangan di lini belakang.
Skuad Garuda akan menghadapi tantangan berat pada Oktober 2025. Mereka dijadwalkan berduel dengan Arab Saudi dan Irak di Putaran Keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.
Kluivert percaya pengalaman keduanya menghadapi striker papan atas di liga Eropa akan sangat berguna. Ia berharap soliditas duet ini mampu menahan serangan lawan yang terkenal agresif.
Konsistensi Jadi Kunci
Untuk menjaga kepercayaan pelatih, Idzes dan Diks perlu mempertahankan performa baik di klub masing-masing. Kesiapan fisik dan mental mereka akan menentukan kokohnya lini belakang Indonesia.
Jika konsistensi terjaga, duet ini bisa menjadi pondasi kuat Timnas Indonesia. Mereka bukan hanya menutup ruang lawan, tetapi juga membangun serangan dari lini belakang.
“Baca Juga: Scholes Kritik Rashford soal Disiplin di MU dan Barcelona“








Discussion about this post