TrendArrow – Timnas Australia bermain imbang 1-1 melawan Brasil pada laga FIFA Matchday, Jumat, 25 September 2026.
Pertandingan berlangsung di Queensland Country Bank Stadium pada malam hari waktu Indonesia.
Australia tampil cukup solid meski Brasil lebih banyak menguasai jalannya pertandingan.
Namun, Australia hampir mengamankan kemenangan sebelum Brasil mencetak gol pada menit tambahan.
“Baca Juga: Indonesia Menang 2-0 atas Singapura, Finishing Jadi Sorotan“
- Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Bola & Olahraga, kamu bisa join di Channel WA Trendarrow.com dengan KLIK DI SINI
- Join Grup Bahas Bola Trendarrow dengan KLIK DI SINI

🔥 EL CLÁSICO MAKIN PANAS! 🔥
🤯 Sejarah baru tercipta! Barcelona dan Real Madrid kini sama-sama mengoleksi 106 kemenangan sepanjang sejarah El Clásico!
🔵🔴 Barcelona — 106 kemenangan
⚪ Real Madrid — 106 kemenangan
🤝 Imbang — 52 kali
Gak ada yang mau kalah! 😱 Rivalitas terbesar di dunia sepak bola ini kini benar-benar 50:50. ⚔️
📅 Duel berikutnya: 25 Oktober
🔥 Rodri vs Vinícius kembali jadi salah satu duel yang paling dinanti!
Siapa yang bakal unggul di El Clásico berikutnya? 👀
💬 Barça atau Madrid? Tulis pilihanmu!
#ElClasico #Barcelona #RealMadrid #LaLiga #Football
UPDATE OLAHRAGA & BOLA DI SOSIAL MEDIA
INSTAGRAM – TIKTOK – FACEBOOK Trendarrow.com
JOIN GRUP >>>> BAHAS DAN TEBAK SKOR
- IKUTI UPDATE SEPUTAR SEPAK BOLA DI SOSIAL MEDIA INSTAGRAM DAN TIKTOK DARI Trendarrow.com
- “Baca Juga: 🔥 FINAL PALING PANAS, ElClasico! 🔥“
- “Baca Juga: Diogo Jota Telah Dimakamkan…“
Brasil Dominasi Serangan pada Babak Pertama
Brasil langsung mengambil inisiatif serangan sejak pertandingan dimulai.
Tim Samba mengandalkan Raphinha, Vinicius Junior, Estevao, dan Endrick di lini depan.
Sementara itu, Australia mencoba mengandalkan serangan balik untuk menciptakan peluang.
Australia mencatat tujuh tembakan sepanjang babak pertama. Namun, hanya satu tembakan yang mengarah ke gawang.
Brasil melepaskan 10 tembakan pada periode yang sama.
Kemudian, Estevao sempat mencetak gol pada masa tambahan waktu babak pertama.
Namun, VAR meminta wasit meninjau proses terciptanya gol tersebut.
Wasit kemudian menganulir gol karena Bruno Guimaraes melakukan pelanggaran terhadap Harry Souttar.
Dengan demikian, kedua tim mengakhiri babak pertama dengan skor 0-0.
Australia Unggul Lewat Gol Indah Irankunda
Australia dan Brasil mempertahankan komposisi pemain pada awal babak kedua.
Brasil kembali meningkatkan tekanan melalui serangan dari sisi sayap dan tengah.
Estevao dan Endrick beberapa kali mencoba menembus pertahanan Australia.
Namun, lini belakang Australia mampu menghentikan sejumlah upaya tersebut.
Brasil kemudian melakukan pergantian pemain pada menit ke-65.
Samuel Lino dan Pedro masuk untuk menggantikan Vinicius Junior dan Endrick.
Namun, pergantian tersebut belum langsung menghasilkan gol bagi Brasil.
Sebaliknya, Australia justru membuka keunggulan tiga menit kemudian.
Pada menit ke-68, Australia mendapat tendangan bebas di depan pertahanan Brasil.
Nestory Irankunda maju sebagai eksekutor tendangan bebas tersebut.
Pemain berusia 20 tahun itu kemudian melepaskan tembakan akurat ke sisi kiri gawang Brasil.
Kiper Brasil gagal menghentikan bola sehingga Australia unggul 1-0.
Brasil Samakan Skor pada Menit 90+5
Brasil langsung meningkatkan tekanan setelah Australia mencetak gol.
Pelatih Carlo Ancelotti kemudian memasukkan Rayan, Mauro Junior, dan Jair Cunha.
Pergantian tersebut menambah tenaga Brasil menjelang akhir pertandingan.
Namun, Australia tetap menjaga pertahanannya dengan disiplin.
Socceroos bahkan mampu mempertahankan keunggulan hingga memasuki waktu tambahan.
Sayangnya, Australia gagal mempertahankan skor 1-0 sampai peluit akhir.
Rayan mencetak gol pada menit 90+5 setelah Brasil terus menekan pertahanan Australia.
Gol tersebut mengubah skor menjadi 1-1 dan mengakhiri pertandingan.
Susunan Pemain Australia dan Brasil
Australia (3-4-2-1): Patrick Beach; Alessandro Circati, Harry Souttar, Lucas Herrington; Jacob Italiano, Jackson Irvine, Paul Okon, Aziz Behich; Connor Metcalfe, Nestory Irankunda; Tete Yengi.
Pelatih: Tony Popovic.
Brasil (4-2-3-1): Hugo Souza; Douglas Santos, Vitor Reis, Marquinhos, Matheus Franca Silva; Bruno Guimaraes, Danilo Oliveira; Vinicius Junior, Raphinha, Estevao; Endrick.
Pelatih: Carlo Ancelotti.
“Baca Juga: 2 Modal Jorge Martin dalam Perburuan Gelar MotoGP“







Discussion about this post