TrendArrow – Megabintang Portugal, Cristiano Ronaldo, kembali menjadi sorotan dunia.
Kali ini, perhatian tidak datang dari lapangan hijau.
Ronaldo meraih kemenangan penting di ranah hukum.
Ia memenangkan sengketa gaji melawan Juventus.
Nilai kemenangan tersebut mencapai €9,8 juta.
Jumlah itu setara sekitar Rp165 miliar.
Putusan ini menutup konflik panjang yang berlangsung sejak 2021.
Konflik muncul setelah Ronaldo meninggalkan Turin.
Bagi Ronaldo, putusan ini menegaskan hak profesionalnya.
Bagi Juventus, hasil ini memukul citra klub.
“Baca Juga: Barcelona Kalah dari Sociedad, Fermin Lopez Sindir Wasit“
- Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Bola & Olahraga, kamu bisa join di Channel WA Trendarrow.com dengan KLIK DI SINI
- Join Grup Bahas Bola Trendarrow dengan KLIK DI SINI
Hakim Tolak Banding Juventus
Hakim pengadilan perburuhan Turin mengeluarkan putusan final.
Dan Hakim Gian Luca Robaldo menolak banding Juventus.
Putusan ini menguatkan posisi Ronaldo secara hukum.
Juventus tidak berhak menarik kembali dana €9,8 juta.
Media Italia Gazzetta dello Sport melaporkan hasil tersebut.
Keputusan ini bersifat mengikat.
Dengan demikian, Juventus kehilangan peluang hukum.
Klub tidak bisa menuntut pengembalian gaji.

🚨⚽ John Herdman resmi memilih Indonesia!
Pelatih berlisensi UEFA Pro ini dikabarkan menolak tawaran Honduras dan Jamaika.
Ia memilih bertahan dan fokus pada proyek jangka panjang Timnas Indonesia 🇮🇩🔥
📌 Profil Singkat John Herdman
🏴 Kebangsaan: Inggris
🎂 Usia: 50 tahun (19 Juli 1975)
📋 Lisensi: UEFA Pro
🧠 Formasi favorit: 3-4-2-1
Sinyal kuat bahwa proyek Timnas bukan sekadar jangka pendek.
Menurut kamu, sejauh mana Herdman bisa membawa Indonesia melangkah? 👇🇮🇩
#TimnasIndonesia #JohnHerdman #SepakBolaIndonesia #Garuda #Football
UPDATE OLAHRAGA & BOLA DI SOSIAL MEDIA
INSTAGRAM – TIKTOK – FACEBOOK Trendarrow.com
JOIN GRUP >>>> BAHAS DAN TEBAK SKOR
- IKUTI UPDATE SEPUTAR SEPAK BOLA DI SOSIAL MEDIA INSTAGRAM DAN TIKTOK DARI Trendarrow.com
- “Baca Juga: Cape Verde Cetak Sejarah! Negara kecil di Afrika lolos Piala Dunia untuk pertama kalinya!“
- “Baca Juga: Cape Verde bikin kejutan dunia! Negara kecil 590 ribu penduduk ini lolos Piala Dunia pertama kalinya!“
Sengketa Bermula dari Era Pandemi
Kasus ini berakar pada masa pandemi COVID-19.
Saat itu, Juventus menghadapi tekanan keuangan besar.
Ronaldo memiliki gaji tertunggak €19,6 juta.
Jumlah tersebut berasal dari kesepakatan pemotongan gaji sementara.
Namun, kesepakatan itu tidak pernah ditandatangani Ronaldo.
Situasi ini memicu konflik berkepanjangan.
Pada 2023, Ronaldo memilih jalur hukum.
Ia membawa kasus ini ke panel arbitrase.
Putusan Arbitrase Jadi Titik Balik
Panel arbitrase mengeluarkan putusan pada April 2024.
Panel memerintahkan Juventus membayar setengah gaji tertunggak.
Jumlah pembayaran ditetapkan sebesar €9,8 juta.
Keputusan ini mempertimbangkan kesepakatan internal klub.
Juventus menerima putusan tersebut dengan keberatan.
Klub kemudian mengajukan banding ke pengadilan.
Namun, upaya tersebut kini berakhir sia-sia.
Ronaldo Sah Terima Rp165 Miliar
Putusan terbaru menegaskan kemenangan Ronaldo.
Hakim menyatakan Juventus tidak memiliki dasar hukum.
Dana €9,8 juta dinyatakan sah milik Ronaldo.
Ia tidak wajib mengembalikan uang tersebut.
Selain itu, Juventus harus menanggung biaya hukum.
Kewajiban ini menambah tekanan bagi klub.
Meski begitu, dampak finansial langsung tidak terlalu besar.
Juventus telah mencatat dana ini sebelumnya.
Dampak bagi Juventus dan Ronaldo
Juventus telah menyisihkan dana sengketa.
Pencatatan terjadi dalam laporan keuangan 2023/2024.
Secara keuangan, klub relatif aman.
Namun, reputasi Juventus ikut terdampak.
Bagi Ronaldo, kemenangan ini memperkuat posisinya.
Ia menunjukkan ketegasan dalam membela haknya.
Kasus ini juga memberi pesan jelas bagi dunia sepak bola.
Hak pemain tetap memiliki perlindungan hukum.
Ronaldo Menang Gugatan: Bab Sengketa Resmi Berakhir
Putusan ini menutup bab panjang konflik Ronaldo dan Juventus.
Kedua pihak kini bergerak ke arah berbeda.
Ronaldo fokus melanjutkan karier profesionalnya.
Juventus harus belajar dari konflik internal ini.
Kasus ini menjadi catatan penting dalam sejarah sepak bola modern.
“Baca Juga: Mbappe Bela Vinicius dan Bellingham dari Cemoohan Fans“








Discussion about this post