TrendArrow – Timnas Argentina meraih kemenangan 2-1 atas Mauritania di Buenos Aires. Laga uji coba ini berlangsung di Estadio Alberto Jose Armando, Sabtu pagi WIB.
Pelatih Lionel Scaloni tidak menurunkan Lionel Messi sejak awal. Ia memberi kesempatan kepada Nico Paz sebagai starter.
Nico Paz langsung menjawab kepercayaan tersebut dengan satu gol. Sementara itu, Enzo Fernandez menambah satu gol lainnya.
Mauritania mencetak satu gol balasan melalui Jordan Lefort. Namun, Argentina tetap mengamankan kemenangan tipis.
“Baca Juga: Salah Tinggalkan Liverpool, Roma Jadi Tujuan?“
- Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Bola & Olahraga, kamu bisa join di Channel WA Trendarrow.com dengan KLIK DI SINI
- Join Grup Bahas Bola Trendarrow dengan KLIK DI SINI

🚨⚽ John Herdman resmi memilih Indonesia!
Pelatih berlisensi UEFA Pro ini dikabarkan menolak tawaran Honduras dan Jamaika.
Ia memilih bertahan dan fokus pada proyek jangka panjang Timnas Indonesia 🇮🇩🔥
📌 Profil Singkat John Herdman
🏴 Kebangsaan: Inggris
🎂 Usia: 50 tahun (19 Juli 1975)
📋 Lisensi: UEFA Pro
🧠 Formasi favorit: 3-4-2-1
Sinyal kuat bahwa proyek Timnas bukan sekadar jangka pendek.
Menurut kamu, sejauh mana Herdman bisa membawa Indonesia melangkah? 👇🇮🇩
#TimnasIndonesia #JohnHerdman #SepakBolaIndonesia #Garuda #Football
UPDATE OLAHRAGA & BOLA DI SOSIAL MEDIA
INSTAGRAM – TIKTOK – FACEBOOK Trendarrow.com
JOIN GRUP >>>> BAHAS DAN TEBAK SKOR
- IKUTI UPDATE SEPUTAR SEPAK BOLA DI SOSIAL MEDIA INSTAGRAM DAN TIKTOK DARI Trendarrow.com
- “Baca Juga: Cape Verde Cetak Sejarah! Negara kecil di Afrika lolos Piala Dunia untuk pertama kalinya!“
- “Baca Juga: Cape Verde bikin kejutan dunia! Negara kecil 590 ribu penduduk ini lolos Piala Dunia pertama kalinya!“
Argentina Dominan dan Unggul Cepat di Babak Pertama
Argentina langsung mengambil inisiatif serangan sejak menit awal. Para pemain menguasai bola dan menekan pertahanan Mauritania.
Atmosfer stadion terasa panas dan penuh dukungan suporter. Argentina terus menggempur melalui serangan dari sisi sayap.
Julián Álvarez mendapat peluang emas di depan gawang. Namun, ia gagal menyelesaikan peluang tersebut.
Argentina akhirnya membuka keunggulan pada menit ke-17. Enzo Fernandez menerima umpan dari sisi kanan dan mencetak gol dengan tenang.
Mauritania mencoba merespons melalui tembakan jarak jauh. Abdallahi Mahmoud Keita melepaskan tendangan keras, tetapi bola melenceng tipis.
Selanjutnya, Argentina menambah keunggulan pada menit ke-32. Nico Paz mencetak gol melalui tendangan bebas melengkung.
Kiper Mauritania gagal mengantisipasi arah bola tersebut. Argentina menutup babak pertama dengan keunggulan 2-0.
Messi Masuk, Mauritania Bangkit di Babak Kedua
Lionel Messi masuk pada awal babak kedua menggantikan Nico Paz. Kehadirannya langsung meningkatkan kreativitas serangan Argentina.
Messi hampir mencetak gol pada menit ke-55. Ia melakukan kombinasi cepat sebelum melepaskan tembakan melengkung.
Namun, bola hanya melebar tipis dari gawang lawan. Argentina gagal menambah keunggulan pada momen tersebut.
Di sisi lain, Mauritania tampil lebih berani. Mereka mulai keluar dari tekanan dan membangun serangan.
Kiper Emiliano Martínez melakukan penyelamatan penting. Ia menjaga keunggulan Argentina tetap aman.
Argentina sempat kehilangan ritme permainan. Namun, mereka tetap mengontrol tempo hingga akhir laga.
Mauritania akhirnya mencetak gol pada masa injury time. Souleymane Lefort memanfaatkan peluang dan memperkecil skor menjadi 2-1.
Gol tersebut menutup pertandingan dengan kemenangan Argentina.
Statistik Menunjukkan Laga Berjalan Ketat
Argentina mencatat penguasaan bola sebesar 64 persen. Mauritania hanya menguasai 36 persen.
Namun, Mauritania justru melepaskan lebih banyak tembakan. Mereka mencatat 11 tembakan, sedangkan Argentina hanya tujuh.
Kedua tim mencatat empat tembakan tepat sasaran. Statistik ini menunjukkan laga berjalan cukup seimbang.
Argentina unggul dalam akurasi umpan dengan 92 persen. Mauritania mencatat akurasi 88 persen.
Selain itu, Argentina melakukan 18 pelanggaran. Mauritania mencatat 12 pelanggaran sepanjang laga.
Susunan Pemain Kedua Tim
Argentina menggunakan formasi 4-3-3. Emiliano Martínez mengawal gawang dengan dukungan lini belakang solid.
Lini tengah diisi Enzo Fernandez, Nicolas Gonzalez, dan Alexis Mac Allister. Sementara itu, lini depan dihuni Nico Paz, Julián Álvarez, dan Thiago Almada.
Mauritania juga memakai formasi 4-3-3. Mamadou Diop berdiri di bawah mistar dengan lini belakang yang disiplin.
Lini tengah mereka diisi Maata Magassa dan rekan-rekannya. Sementara lini depan mencoba memberi tekanan balik.
Kesimpulan
Argentina menunjukkan dominasi di babak pertama. Namun, Mauritania memberi perlawanan kuat di babak kedua.
Kemenangan ini tetap penting bagi Argentina. Tim menjaga performa positif meski tidak tampil dengan kekuatan penuh.








Discussion about this post