TrendArrow – Cristiano Ronaldo terus mempertahankan ketajamannya di Liga Arab Saudi. Ia sudah mencetak 101 gol dalam 114 penampilan bersama Al Nassr.
Namun, pencapaian pribadi tersebut tidak diikuti kesuksesan kolektif. Dalam dua setengah musim, Al Nassr hanya finis dua kali sebagai runner-up dan sekali di posisi ketiga Saudi Pro League.
Di ajang piala domestik, hasilnya juga mengecewakan. Mereka kalah adu penalti dari Al Hilal di final King Cup 2024. Kekalahan serupa terulang saat menghadapi Al Ahli di final Saudi Super Cup pekan lalu.
“Baca Juga: Update TC Timnas U-23 dan Senior Indonesia di Surabaya“
Tantangan Mental untuk Ronaldo
Bagi Ronaldo, yang terbiasa meraih gelar di Manchester United, Real Madrid, dan Juventus, kegagalan beruntun menjadi ujian mental besar.
Ia memang masih subur, tetapi kemenangan tim tidak lagi sejalan dengan performanya. Hal ini membuat ambisi pribadinya kembali dipertanyakan.
Dengan kontrak baru selama dua tahun, Ronaldo tetap bertekad mengejar trofi di musim 2025/26. Namun, jalan menuju sukses jelas tidak mudah.
Kritik dari Dwight Yorke
Eks penyerang Manchester United, Dwight Yorke, menilai situasi ini memperlihatkan keterbatasan Ronaldo dalam mengangkat performa tim secara keseluruhan.
“Cristiano Ronaldo masih mencetak banyak gol, tetapi kontribusi rekan setimnya tidak seimbang dengan apa yang ia berikan,” kata Yorke.
Ia menekankan bahwa kehadiran pemain top seperti Sadio Mane seharusnya membuat Al Nassr lebih kuat. Sayangnya, performa mereka justru menurun saat menghadapi Al Hilal.
Menurut Yorke, era ketika Ronaldo bisa menjadi penentu tunggal sudah berakhir. Kini, keberhasilan lebih bergantung pada kerja sama tim.
Realita Baru bagi Sang Megabintang
Yorke juga menyoroti perbedaan besar antara karier Ronaldo di Eropa dan di Arab Saudi. Dulu, trofi seolah selalu mendampinginya.
Kini, di Al Nassr, Ronaldo harus menghadapi kenyataan bahwa gelar tidak mudah diraih meski ia tampil konsisten.
Kondisi ini menjadi pembeda jelas dengan masa lalu ketika ia selalu menjadi pusat kesuksesan bersama klub-klub besar Eropa.
Harapan di Musim 2025/26
Meski penuh tekanan, semangat Ronaldo tidak padam. Perpanjangan kontrak selama dua tahun menunjukkan tekad kuatnya untuk terus berjuang.
Musim baru dimulai dengan baik setelah ia mencetak gol dalam kemenangan telak 5-0 atas Al Taawoun. Namun, ujian sesungguhnya ada di laga-laga krusial.
Pertemuan melawan Al Hilal akan menjadi tolok ukur utama. Rival abadi itu masih mendominasi liga, dan kemenangan atas mereka sangat menentukan.
Yorke menutup komentarnya dengan optimisme. “Ia belum memenangkan kompetisi besar di sana, tapi Ronaldo pasti akan terus mengejar gelar.”
“Baca Juga: Tuchel Coret Alexander-Arnold dari Skuad Inggris di Kualifikasi“








Discussion about this post