TrendArrow – Inter dan AC Milan bertemu pada pekan ke-12 Serie A 2025/2026 di San Siro, Senin, 24 November 2025. Pertandingan berlangsung dengan tensi tinggi sejak menit awal. Kedua tim sama-sama mengejar posisi puncak klasemen sehingga duel ini terasa sangat penting.
Inter tampil agresif dan mencoba menekan sejak peluit pertama. Namun, Milan menunjukkan ketenangan tinggi dan mengelola tekanan dengan rapi. Rivalitas sekota itu kembali menegaskan daya tariknya ketika kedua tim saling bertukar serangan dengan cepat.
“Baca Juga: Elche Tahan Madrid, Tren Buruk Los Blancos Berlanjut“
- Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Bola & Olahraga, kamu bisa join di Channel WA Trendarrow.com dengan KLIK DI SINI
- Join Grup Bahas Bola Trendarrow dengan KLIK DI SINI

GOL PALING GILA DARI BEK INDONESIA! 🤯🔥
Rizky Ridho tembus nominasi FIFA Puskas Award 2025 berkat roket jarak jauhnya ke gawang Arema FC! 🎯💥
Dari tengah lapangan, tepat sasaran, WORLD CLASS! 🌍
Saatnya Asia tahu… Indonesia punya bek dengan kaki meriam! 🇮🇩💣
Copy dan Buka Link di Bawah ini untuk Dukung @rizkyridhoramadhani Salah Satu pemain Indonesia Kebanggan Kita Semua!!
FIFA menyediakan halaman voting melalui tautan berikut:
https://www.fifa.com/the-best-fifa-football-awards/en/puskas-award
#Trendarrow #PuskasAward #RizkyRidho #FootballNews #FYP
UPDATE OLAHRAGA & BOLA DI SOSIAL MEDIA
INSTAGRAM – TIKTOK – FACEBOOK Trendarrow.com
JOIN GRUP >>>> BAHAS DAN TEBAK SKOR
- Penggemar membuka website resmi FIFA.
- Penggemar membuat akun FIFA dengan data yang diperlukan.
- Penggemar masuk ke halaman voting Puskas Award 2025.
- Penggemar memilih tiga gol terbaik termasuk gol Ridho.
- Penggemar mengirimkan suara sebelum batas waktu ditutup.
FIFA menyediakan halaman voting melalui tautan berikut:
https://www.fifa.com/the-best-fifa-football-awards/en/puskas-award
Inter Dominan tetapi Milan Lebih Efisien
Inter menguasai 64 persen bola dan menciptakan banyak peluang. Mereka melepaskan 16 tembakan dan lima mengarah ke gawang. Tekanan Inter terlihat tajam sejak menit ke-4 ketika Marcus Thuram menyundul bola keras. Mike Maignan membaca arah bola dengan cepat dan menepis peluang itu.
Serangan Inter semakin deras. Sundulan Francesco Acerbi pada menit 27 mengenai mistar gawang. Lautaro Martinez lalu mendapat peluang emas, tetapi Maignan kembali memblok tembakan itu. Namun, Milan merespons tekanan itu dengan transisi cepat yang terukur dan keputusan menyerang yang efisien.
Christian Pulisic hampir mencetak gol setelah ia melepaskan sepakan melengkung. Bola bergerak tipis di sisi tiang jauh. Milan kemudian memanfaatkan momentum ketika Youssouf Fofana mencuri bola dari Hakan Calhanoglu. Serangan cepat berjalan mulus. Tembakan Alexis Saelemaekers ditepis Sommer, tetapi Pulisic menyambar bola dan membawa Milan unggul pada menit 54.
- IKUTI UPDATE SEPUTAR SEPAK BOLA DI SOSIAL MEDIA INSTAGRAM DAN TIKTOK DARI Trendarrow.com
- “Baca Juga: Cape Verde Cetak Sejarah! Negara kecil di Afrika lolos Piala Dunia untuk pertama kalinya!“
- “Baca Juga: Cape Verde bikin kejutan dunia! Negara kecil 590 ribu penduduk ini lolos Piala Dunia pertama kalinya!“
Maignan Gagalkan Penalti Calhanoglu
Inter mendapat peluang terbaik untuk menyamakan skor lewat hadiah penalti. VAR menilai Strahinja Pavlovic melanggar Thuram di kotak penalti. Calhanoglu maju sebagai eksekutor, tetapi Maignan menepis bola dengan satu tangan. Aksi itu mengubah ritme pertandingan dan menekan mental pemain Inter.
Inter tetap menekan lewat skema bola mati. Nicolo Barella mengatur serangan dengan pergerakan agresif. Namun, eksekusi Manuel Akanji dan Andy Diouf belum mampu menaklukkan Maignan. Sepakan Bonny dari sudut kotak penalti juga melambung jauh.
Milan Bertahan Disiplin pada Menit-Menit Akhir
Milan menjaga keunggulan dengan pertahanan disiplin. Massimiliano Allegri meminta gelandangnya menjaga jarak yang rapat. Mereka menutup ruang gerak Inter dan memaksa Nerazzurri menembak dari sudut sulit. Pada 15 menit terakhir, Milan bertahan dengan fokus tinggi dan tidak memberi peluang bersih bagi Inter.
Ketika peluit akhir berbunyi, Milan merayakan kemenangan penting. Dua aksi krusial menjadi penentu: penyelesaian cepat Pulisic dan penyelamatan kunci Maignan. Hasil ini mengangkat Milan ke posisi dua klasemen dan menambah persaingan di papan atas.
Laga Bersejarah dengan Pesan Sosial
Derbi kali ini juga memiliki nilai historis. Pertandingan menjadi derbi pertama sejak Inter dan Milan membeli lahan di area San Siro. Kepemilikan itu membuka jalan pembangunan stadion baru untuk kedua klub. Selain itu, seluruh pemain memakai tanda merah di pipi untuk mendukung kampanye melawan kekerasan terhadap perempuan.
Statistik Menunjukkan Inter Lebih Dominan tetapi Tidak Efektif
Statistik pertandingan menunjukkan dominasi Inter. Namun, Milan tampil lebih efektif dalam setiap momentum. Inter unggul dalam penguasaan bola, jumlah tembakan, dan sudut sepak pojok. Tetapi, Milan memenangkan detail penting yang menentukan hasil akhir.
Persaingan Papan Atas Semakin Ketat
Kemenangan ini membawa Milan ke posisi tiga klasemen dengan 22 poin. Inter memimpin klasemen bersama AS Roma dengan 24 poin. Napoli dan Bologna juga menempel ketat. Serie A kembali menunjukkan persaingan sengit, terutama pada empat besar.








Discussion about this post