TrendArrow – Lionel Messi gagal mengakhiri Piala Dunia 2026 dengan trofi juara. Argentina kalah 0-1 dari Spanyol pada laga final.
Kekalahan itu juga menghapus peluang Messi meraih gelar dunia keduanya. Meski begitu, penampilannya tetap mendapat banyak apresiasi.
Kapten Argentina mencetak delapan gol dan empat assist sepanjang turnamen. Namun, FIFA hanya memberikan penghargaan Bola Perak kepadanya.
FIFA memilih kapten Spanyol, Rodri, sebagai peraih Bola Emas. Keputusan tersebut langsung memicu perdebatan di kalangan pencinta sepak bola.
“Baca Juga: Bellingham Ukir Rekor Gol Baru Inggris di Piala Dunia“
- Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Bola & Olahraga, kamu bisa join di Channel WA Trendarrow.com dengan KLIK DI SINI
- Join Grup Bahas Bola Trendarrow dengan KLIK DI SINI

🚨⚽ John Herdman resmi memilih Indonesia!
Pelatih berlisensi UEFA Pro ini dikabarkan menolak tawaran Honduras dan Jamaika.
Ia memilih bertahan dan fokus pada proyek jangka panjang Timnas Indonesia 🇮🇩🔥
📌 Profil Singkat John Herdman
🏴 Kebangsaan: Inggris
🎂 Usia: 50 tahun (19 Juli 1975)
📋 Lisensi: UEFA Pro
🧠 Formasi favorit: 3-4-2-1
Sinyal kuat bahwa proyek Timnas bukan sekadar jangka pendek.
Menurut kamu, sejauh mana Herdman bisa membawa Indonesia melangkah? 👇🇮🇩
#TimnasIndonesia #JohnHerdman #SepakBolaIndonesia #Garuda #Football
UPDATE OLAHRAGA & BOLA DI SOSIAL MEDIA
INSTAGRAM – TIKTOK – FACEBOOK Trendarrow.com
JOIN GRUP >>>> BAHAS DAN TEBAK SKOR
- IKUTI UPDATE SEPUTAR SEPAK BOLA DI SOSIAL MEDIA INSTAGRAM DAN TIKTOK DARI Trendarrow.com
- “Baca Juga: Cape Verde Cetak Sejarah! Negara kecil di Afrika lolos Piala Dunia untuk pertama kalinya!“
- “Baca Juga: Cape Verde bikin kejutan dunia! Negara kecil 590 ribu penduduk ini lolos Piala Dunia pertama kalinya!“
Media Argentina Kritik Keputusan FIFA
Media Argentina mempertanyakan keputusan FIFA. Mereka menilai Lionel Messi tampil lebih berpengaruh dibandingkan Rodri.
Jurnalis TyC Sports, Antonio Serpa, menjadi salah satu sosok yang menyampaikan kritik tersebut.
Serpa menilai penghargaan kepada Rodri mengabaikan kontribusi besar Messi selama kompetisi berlangsung.
Ia menegaskan bahwa kritik itu bukan karena kualitas Rodri. Menurutnya, Messi menjadi pusat permainan Argentina sepanjang turnamen.
Serpa juga memuji performa Messi pada usia 39 tahun. Ia menilai sang kapten tetap mampu menghadirkan permainan kelas dunia.
Selain itu, ia mempertanyakan dasar penilaian FIFA. Menurutnya, gol dan pengaruh di lapangan seharusnya menjadi faktor utama.
Rodri dan Bintang Spanyol Dominasi Penghargaan
Rodri membawa Spanyol meraih gelar juara dunia kedua. Prestasi tersebut mengantarnya meraih penghargaan pemain terbaik turnamen.
Selain Rodri, Spanyol juga mendominasi penghargaan individu lainnya. Pau Cubarsi memenangkan gelar pemain muda terbaik.
Sementara itu, Unai Simon membawa pulang penghargaan Sarung Tangan Emas. Kiper Spanyol tersebut tampil konsisten sepanjang kompetisi.
Mbappe Rebut Sepatu Emas
Kylian Mbappe mengakhiri turnamen sebagai pencetak gol terbanyak. Penyerang Prancis itu mencetak 10 gol.
Dua gol terakhir hadir saat Prancis menghadapi Inggris pada perebutan tempat ketiga.
Meski demikian, aturan perhitungan Sepatu Emas memunculkan perdebatan baru. Wayne Rooney dan Alan Shearer meminta FIFA mengevaluasi sistem tersebut.
Mereka menilai pertandingan perebutan tempat ketiga memberi keuntungan tambahan. Sebaliknya, pemain yang tampil di final tidak mendapat kesempatan serupa.
Zlatan Ibrahimovic Beri Pujian untuk Messi
Legenda sepak bola Zlatan Ibrahimovic tetap memberikan penghormatan kepada Lionel Messi.
Zlatan menilai Messi menjalani turnamen yang luar biasa meski gagal menjadi juara dunia.
Menurutnya, Messi menjadi alasan utama Argentina mampu melaju hingga final. Ia juga menyebut Messi tetap tampil istimewa pada usia 39 tahun.
Zlatan mengatakan Messi beberapa kali terlihat seperti pemain biasa. Namun, pada banyak momen lain, ia menunjukkan kemampuan yang sulit ditandingi pemain lain.
Messi Tetap Tinggalkan Warisan Besar
Lionel Messi memang gagal membawa pulang trofi juara dan Bola Emas. Namun, penampilannya tetap menjadi salah satu sorotan utama Piala Dunia 2026.
Delapan gol dan empat assist membuktikan kualitasnya belum memudar. Karena itu, banyak penggemar tetap menganggap Messi sebagai salah satu pemain terbaik sepanjang turnamen.
Perdebatan mengenai penghargaan individu mungkin terus berlanjut. Namun, kontribusi Messi pada Piala Dunia 2026 tetap menjadi bagian penting dalam sejarah sepak bola.
“Baca Juga: Bellingham Ukir Rekor Gol Baru Inggris di Piala Dunia“








Discussion about this post