TrendArrow – Manchester United resmi memutus kerja sama dengan Ruben Amorim setelah 14 bulan menangani tim.
Keputusan ini muncul setelah hasil imbang 1-1 melawan Leeds United di Premier League.
Hasil tersebut menahan United di posisi keenam klasemen sementara.
Manajemen klub menilai performa tim tidak menunjukkan progres signifikan.
Oleh karena itu, klub memilih mengambil langkah cepat demi stabilitas jangka panjang.
“Baca Juga: Declan Rice Tegaskan Peran Gyokeres di Arsenal“
- Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Bola & Olahraga, kamu bisa join di Channel WA Trendarrow.com dengan KLIK DI SINI
- Join Grup Bahas Bola Trendarrow dengan KLIK DI SINI
Rekam Jejak Amorim Sejak Datang ke Old Trafford
Amorim mulai bekerja di Old Trafford pada November 2024.
Ia datang sebagai pengganti Erik ten Hag dengan harapan membawa perubahan besar.
Selama 63 pertandingan, Amorim meraih 25 kemenangan, 15 hasil imbang, dan 23 kekalahan.
Catatan tersebut menghasilkan rata-rata 1,43 poin per pertandingan di semua kompetisi.
Namun, angka itu gagal memenuhi ekspektasi klub dan pendukung.
Performa liga yang tidak konsisten terus menekan posisi sang manajer.

🚨⚽ John Herdman resmi memilih Indonesia!
Pelatih berlisensi UEFA Pro ini dikabarkan menolak tawaran Honduras dan Jamaika.
Ia memilih bertahan dan fokus pada proyek jangka panjang Timnas Indonesia 🇮🇩🔥
📌 Profil Singkat John Herdman
🏴 Kebangsaan: Inggris
🎂 Usia: 50 tahun (19 Juli 1975)
📋 Lisensi: UEFA Pro
🧠 Formasi favorit: 3-4-2-1
Sinyal kuat bahwa proyek Timnas bukan sekadar jangka pendek.
Menurut kamu, sejauh mana Herdman bisa membawa Indonesia melangkah? 👇🇮🇩
#TimnasIndonesia #JohnHerdman #SepakBolaIndonesia #Garuda #Football
UPDATE OLAHRAGA & BOLA DI SOSIAL MEDIA
INSTAGRAM – TIKTOK – FACEBOOK Trendarrow.com
JOIN GRUP >>>> BAHAS DAN TEBAK SKOR
- IKUTI UPDATE SEPUTAR SEPAK BOLA DI SOSIAL MEDIA INSTAGRAM DAN TIKTOK DARI Trendarrow.com
- “Baca Juga: Cape Verde Cetak Sejarah! Negara kecil di Afrika lolos Piala Dunia untuk pertama kalinya!“
- “Baca Juga: Cape Verde bikin kejutan dunia! Negara kecil 590 ribu penduduk ini lolos Piala Dunia pertama kalinya!“
Musim Pertama yang Mengecewakan di Liga
Manchester United mengakhiri musim pertama Amorim di posisi ke-15.
Hasil tersebut menjadi salah satu pencapaian terburuk klub dalam satu dekade terakhir.
Tim kesulitan menjaga konsistensi permainan di kompetisi domestik.
Selain itu, United sering kehilangan poin penting melawan tim papan tengah.
Kondisi ini memicu kritik tajam dari pengamat, media, dan suporter.
Final Conference League Tidak Menyelamatkan Posisi
Amorim sempat membawa United melaju ke final UEFA Conference League.
Namun, United kalah 0-1 dari Tottenham Hotspur pada laga puncak.
Meski pencapaian Eropa memberi sedikit harapan, hasil itu tidak menutup kelemahan liga.
Manajemen tetap menilai kinerja domestik sebagai tolok ukur utama.
Catatan Terburuk Sejak Era Sir Alex Ferguson
Rata-rata 1,43 poin per laga menjadi yang terendah sejak era Sir Alex Ferguson berakhir.
Rekor ini bahkan lebih buruk dibanding beberapa manajer pasca-2013.
Dalam konteks sejarah klub, statistik tersebut menjadi alarm serius.
Manajemen menilai tim membutuhkan arah baru secepat mungkin.
Tekanan Fans dan Media Terus Meningkat
Tekanan dari suporter dan media meningkat sejak awal musim.
United hanya mencatat delapan kemenangan dari 20 laga awal Premier League.
Kekalahan dari Grimsby Town di Piala Liga memperparah situasi.
Hasil tersebut memperkuat keraguan terhadap kapasitas Amorim sebagai manajer utama.
Kritik terus mengalir dan memengaruhi suasana internal klub.
Kontroversi Pernyataan Amorim di Luar Lapangan
Situasi semakin memanas setelah pernyataan Amorim usai laga kontra Leeds.
Ia menyoroti peran manajer dan minimnya dukungan transfer Januari.
Amorim menyebut kondisi ini bisa berlangsung lama atau berakhir dengan perubahan manajemen.
Pernyataan tersebut memicu spekulasi besar di ruang publik.
Klub menilai komentar itu memperbesar ketegangan internal.
Akhirnya, manajemen memilih berpisah demi menjaga fokus tim.
Posisi Manchester United di Klasemen Liga
Di Premier League, United berada di peringkat keenam dengan 31 poin dari 20 laga.
Posisi ini masih tertinggal dari pesaing utama di papan atas.
Manajemen kini menghadapi tekanan besar untuk menunjuk pengganti tepat.
Klub berharap perubahan cepat bisa menyelamatkan musim berjalan.
“Baca Juga: Barcelona Pecahkan Rekor Gol Liga di Era Hansi Flick“








Discussion about this post