TrendArrow – Liverpool kembali gagal meraih kemenangan di Anfield. The Reds tumbang 1-2 dari Manchester United pada pekan ke-8 Premier League 2025/2026, Minggu (19/10/2025).
“Baca Juga: Nico Paz Jadi Bintang Kemenangan Como atas“
- Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Bola & Olahraga, kamu bisa join di Channel WA Trendarrow.com dengan KLIK DI SINI
- Join Grup Bahas Bola Trendarrow dengan KLIK DI SINI.
MU Buka Keunggulan Cepat Lewat Bryan Mbeumo
Pertandingan baru berjalan dua menit ketika Manchester United mencetak gol pertama. Bruno Fernandes mengirim umpan terobosan ke Amad Diallo di sisi kanan. Diallo lalu memberikan bola matang ke Bryan Mbeumo. Dengan tenang, Mbeumo men-chip bola melewati kiper Giorgi Mamardashvili. Gol cepat ini membuat MU unggul 1-0 dan membungkam publik Anfield.
Liverpool langsung berusaha membalas. Cody Gakpo meminta penalti pada menit ke-18 setelah bola mengenai tangan Diallo, namun VAR menilai tidak ada pelanggaran. Beberapa menit kemudian, sepakan melengkung Gakpo membentur tiang kanan gawang Senne Lammens.
Tekanan Liverpool terus berlanjut. Gakpo kembali sial ketika umpan silangnya mengenai tiang untuk kedua kalinya. Alexander Isak juga nyaris mencetak gol pada menit ke-35, tetapi Lammens menepis bola dengan kakinya. Babak pertama berakhir dengan keunggulan 1-0 untuk MU.
- IKUTI UPDATE SEPUTAR SEPAK BOLA DI SOSIAL MEDIA INSTAGRAM DAN TIKTOK DARI Trendarrow.com
- “Baca Juga: Cape Verde Cetak Sejarah! Negara kecil di Afrika lolos Piala Dunia untuk pertama kalinya!“
- “Baca Juga: Cape Verde bikin kejutan dunia! Negara kecil 590 ribu penduduk ini lolos Piala Dunia pertama kalinya!“
Liverpool Gempur, Tapi MU Tetap Efisien
Babak kedua dimulai dengan intensitas tinggi. Hanya lima menit setelah jeda, Gakpo kembali apes karena tembakannya lagi-lagi membentur tiang gawang untuk ketiga kalinya. Liverpool terus menekan, tetapi penyelesaian akhir mereka masih buruk.
Mohamed Salah mendapat peluang emas pada menit ke-65. Ia berdiri bebas di kotak penalti, tetapi tembakannya justru melebar. Publik Anfield kecewa, sementara MU bertahan rapat dengan disiplin tinggi.
Tekanan tanpa henti Liverpool akhirnya membuahkan hasil di menit ke-78. Federico Chiesa mengirim umpan mendatar ke depan gawang dan Gakpo berhasil mencetak gol dari jarak dekat. Skor imbang 1-1, dan Anfield bergemuruh.
Namun, kebahagiaan itu tak berlangsung lama. Enam menit kemudian, MU kembali unggul. Dari situasi sepak pojok, Bruno Fernandes mengirim umpan voli ke kotak penalti. Harry Maguire menyambutnya dengan sundulan keras ke pojok kiri bawah. Gol itu membawa MU unggul 2-1 dan membungkam stadion.
Liverpool mencoba menyerang di menit-menit akhir. Jeremie Frimpong mengirim umpan akurat ke Gakpo pada menit ke-87, tetapi tandukannya melenceng tipis. Kesempatan itu menjadi peluang terakhir Liverpool sebelum peluit panjang berbunyi.
Statistik Unggulkan Liverpool, Tapi MU Lebih Efektif
Secara statistik, Liverpool mendominasi permainan. The Reds menguasai bola 64 persen dan mencatat 19 tembakan. Namun, hanya enam yang mengarah ke gawang. Sebaliknya, MU hanya memiliki 12 tembakan, tetapi empat di antaranya tepat sasaran.
Liverpool juga unggul dalam umpan dan akurasi. Mereka mencatat 475 umpan dengan akurasi 86 persen, sedangkan MU hanya membuat 292 umpan dengan akurasi 68 persen. Namun, efektivitas penyelesaian menjadi pembeda utama dalam laga ini.
Tren Negatif Liverpool Berlanjut
Kekalahan dari MU memperpanjang tren buruk Liverpool. Tim asuhan Arne Slot kini mencatat empat kekalahan beruntun di semua kompetisi. Sebelumnya, mereka kalah dari Crystal Palace (1-2), Galatasaray (0-1), dan Chelsea (1-2).
Dengan hasil ini, Liverpool tertahan di posisi keempat klasemen dengan 15 poin. Mereka tertinggal empat angka dari Arsenal di puncak klasemen. Sementara itu, MU naik ke posisi kesembilan dengan 13 poin.
Jadwal Liverpool Selanjutnya
Liverpool akan bertandang ke Jerman untuk menghadapi Eintracht Frankfurt di Liga Champions pada 23 Oktober 2025. Setelah itu, mereka akan berhadapan dengan Brighton di Premier League pada 25 Oktober 2025.
Arne Slot kini menghadapi tekanan besar untuk segera memperbaiki performa tim. Kekalahan beruntun ini menjadi sinyal bahwa The Reds perlu solusi cepat, terutama dalam hal penyelesaian akhir dan konsistensi di lini belakang.
“Baca Juga: Toprak Razgatlioglu Pimpin Klasemen Akhir WorldSBK 2025“








Discussion about this post