TrendArrow – FIFA mengumumkan keringanan hukuman untuk Cristiano Ronaldo menjelang Piala Dunia 2026. Keputusan ini langsung memicu reaksi keras dari banyak pihak. FIFA sebelumnya memberi Ronaldo hukuman tiga pertandingan karena insiden sikutan terhadap Dara O’Shea. Insiden itu masuk kategori kekerasan dan memicu sanksi otomatis.
Ronaldo sudah menjalani satu pertandingan saat Portugal menang 9-1 atas Armenia. Namun FIFA kemudian memberi keputusan mengejutkan. FIFA menangguhkan dua pertandingan sisa selama masa percobaan selama satu tahun. Dengan keputusan itu, Ronaldo bisa bermain sejak laga pertama Piala Dunia.
Keputusan ini langsung menciptakan kontroversi besar. Banyak pihak menilai FIFA memberi perlakuan khusus kepada Ronaldo. Namun FIFA merasa keputusan itu sesuai aturan.
“Baca Juga: Declan Rice Bersinar dan Jadi Penentu Kemenangan Arsenal“
- Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Bola & Olahraga, kamu bisa join di Channel WA Trendarrow.com dengan KLIK DI SINI
- Join Grup Bahas Bola Trendarrow dengan KLIK DI SINI

GOL PALING GILA DARI BEK INDONESIA! 🤯🔥
Rizky Ridho tembus nominasi FIFA Puskas Award 2025 berkat roket jarak jauhnya ke gawang Arema FC! 🎯💥
Dari tengah lapangan, tepat sasaran, WORLD CLASS! 🌍
Saatnya Asia tahu… Indonesia punya bek dengan kaki meriam! 🇮🇩💣
Copy dan Buka Link di Bawah ini untuk Dukung @rizkyridhoramadhani Salah Satu pemain Indonesia Kebanggan Kita Semua!!
FIFA menyediakan halaman voting melalui tautan berikut:
https://www.fifa.com/the-best-fifa-football-awards/en/puskas-award
#Trendarrow #PuskasAward #RizkyRidho #FootballNews #FYP
UPDATE OLAHRAGA & BOLA DI SOSIAL MEDIA
INSTAGRAM – TIKTOK – FACEBOOK Trendarrow.com
JOIN GRUP >>>> BAHAS DAN TEBAK SKOR
- Penggemar membuka website resmi FIFA.
- Penggemar membuat akun FIFA dengan data yang diperlukan.
- Penggemar masuk ke halaman voting Puskas Award 2025.
- Penggemar memilih tiga gol terbaik termasuk gol Ridho.
- Penggemar mengirimkan suara sebelum batas waktu ditutup.
FIFA menyediakan halaman voting melalui tautan berikut:
https://www.fifa.com/the-best-fifa-football-awards/en/puskas-award
Negara Calon Lawan Portugal Pertimbangkan Banding ke CAS
Laporan Daily Mail menyebut beberapa negara yang berpotensi satu grup dengan Portugal merasa dirugikan. Mereka mempertimbangkan langkah banding ke Court of Arbitration for Sport atau CAS. CAS memiliki kewenangan membatalkan keputusan FIFA jika terjadi pelanggaran prosedur.
Negara-negara itu percaya keputusan FIFA memberi Portugal keuntungan kompetitif. Mereka ingin memastikan proses disiplin berjalan adil untuk semua pemain. Namun mereka harus membuktikan kerugian nyata akibat keputusan tersebut. Persyaratan ini membuat proses banding terlihat sulit.
Situasi ini menjadi lebih menarik karena belum ada kasus serupa dalam konteks Piala Dunia. Meski begitu, beberapa contoh pernah muncul. Laurent Koscielny hanya absen satu laga setelah insiden pada playoff 2014. Mario Mandzukic bahkan kembali di laga kedua grup pada 2018 dan mencetak dua gol. Karena itu, beberapa pihak menilai FIFA masih memiliki ruang dalam keputusan disiplin.
- IKUTI UPDATE SEPUTAR SEPAK BOLA DI SOSIAL MEDIA INSTAGRAM DAN TIKTOK DARI Trendarrow.com
- “Baca Juga: Cape Verde Cetak Sejarah! Negara kecil di Afrika lolos Piala Dunia untuk pertama kalinya!“
- “Baca Juga: Cape Verde bikin kejutan dunia! Negara kecil 590 ribu penduduk ini lolos Piala Dunia pertama kalinya!“
Pasal 27 Beri FIFA Dasar Hukum Menangguhkan Hukuman
BBC Sport melaporkan bahwa FIFA menggunakan Pasal 27 Kode Disiplin sebagai dasar hukum. Aturan itu memberi FIFA hak menangguhkan sebagian atau seluruh hukuman. Masa percobaan dapat berlangsung antara satu hingga empat tahun. FIFA merasa keputusan untuk Ronaldo sudah sesuai aturan.
Namun proses banding tetap terbuka bagi negara yang merasa dirugikan. Mereka harus membuktikan dua hal penting. Mereka harus menunjukkan bahwa keputusan itu merugikan mereka secara langsung. Selain itu, mereka harus menunjukkan bahwa mereka memiliki kepentingan hukum yang layak.
Hingga kini, belum ada negara yang tahu cara membuktikan kerugian itu. Namun perdebatan terus muncul menjelang drawing grup Piala Dunia pada 5 Desember. Situasi ini diprediksi memanaskan proses undian grup.
Kontroversi Menjelang Undian Piala Dunia 2026
Kontroversi ini menjadi isu besar dalam sepak bola internasional. Banyak pihak menilai keputusan itu dapat memengaruhi integritas turnamen. Mereka menyebut keputusan itu dapat mengubah kekuatan grup secara signifikan. Karena itu, tekanan terhadap FIFA semakin besar.
Ronaldo tetap menjadi pusat perhatian dalam situasi ini. Usianya sudah 40 tahun, namun kontribusinya tetap penting untuk Portugal. Pelatih dan penggemar berharap ia memimpin Portugal sejak laga pertama. Kontroversi ini justru semakin menyorot peran besar sang kapten.
Dengan semua dinamika itu, banyak orang menunggu apa yang terjadi pada proses undian. Masyarakat sepak bola menunggu apakah ada negara yang benar-benar mengajukan banding. Mereka juga menunggu bagaimana FIFA menanggapi tekanan besar ini.
Keputusan ini menunjukkan bahwa drama Piala Dunia dimulai sebelum turnamen berlangsung. Situasi ini memastikan bahwa isu disiplin tetap menjadi sorotan menjelang 2026.
“Baca Juga: Liverpool Kalah Telak dari PSV, Blunder Van Dijk Jadi Sorotan“








Discussion about this post