TrendArrow – Nama John Herdman terus menguat sebagai calon pelatih baru Timnas Indonesia.
Pelatih asal Inggris itu dinilai memiliki kapasitas untuk memimpin skuad Garuda.
Selain itu, sejumlah media luar negeri melaporkan ketertarikan Herdman terhadap Indonesia.
Ia bahkan menolak pendekatan dari beberapa negara lain.
Jamaika dan Honduras termasuk negara yang gagal merekrut Herdman.
Situasi tersebut memperkuat sinyal ketertarikan Herdman pada sepak bola Indonesia.
Di sisi lain, perkembangan Timnas Indonesia juga menarik perhatian banyak pelatih asing.
“Baca Juga: Jay Idzes Berpeluang Gabung AC Milan Musim Depan“
- Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Bola & Olahraga, kamu bisa join di Channel WA Trendarrow.com dengan KLIK DI SINI
- Join Grup Bahas Bola Trendarrow dengan KLIK DI SINI

🔥 Ibrahimovic desak AC Milan datangkan Robert Lewandowski!
Rumor panas dari Italia menyebut Zlatan ingin Rossoneri punya mesin gol kelas dunia di lini depan.
Nama Lewandowski langsung muncul sebagai target utama! ⭐️
Yang makin heboh, Lewy disebut terbuka pindah ke Milan, apalagi jika Rossoneri lolos Liga Champions.
Bayangkan duet visi Ibra sebagai petinggi klub + insting gol Lewandowski di San Siro…
Milanistas siap? Ini bisa jadi transfer paling gila musim depan! 😳🔴⚫
#ACMilan #Lewandowski #Ibrahimovic #SerieA #Rossoneri
UPDATE OLAHRAGA & BOLA DI SOSIAL MEDIA
INSTAGRAM – TIKTOK – FACEBOOK Trendarrow.com
JOIN GRUP >>>> BAHAS DAN TEBAK SKOR
- IKUTI UPDATE SEPUTAR SEPAK BOLA DI SOSIAL MEDIA INSTAGRAM DAN TIKTOK DARI Trendarrow.com
- “Baca Juga: Cape Verde Cetak Sejarah! Negara kecil di Afrika lolos Piala Dunia untuk pertama kalinya!“
- “Baca Juga: Cape Verde bikin kejutan dunia! Negara kecil 590 ribu penduduk ini lolos Piala Dunia pertama kalinya!“
Profil Singkat John Herdman
John Herdman lahir di Consett, Inggris, pada 19 Juli 1975.
Saat ini, usianya telah mencapai 50 tahun.
Meski begitu, Herdman tidak memiliki latar belakang sebagai pemain profesional.
Namun, ia membangun reputasi kuat sebagai pelatih di level internasional.
Ia mengantongi lisensi UEFA Pro dan pengalaman panjang di tim nasional.
Karena itu, banyak pihak menilai Herdman cocok menangani Timnas Indonesia.
Kiprah Sukses Bersama Timnas Kanada
Nama Herdman dikenal luas berkat kiprahnya bersama Timnas Kanada.
Ia menangani Kanada pada periode 2018 hingga 2023.
Pencapaian terbesarnya muncul saat membawa Kanada ke Piala Dunia 2022 Qatar.
Prestasi itu mengakhiri penantian panjang selama 36 tahun.
Sebelumnya, Kanada terakhir tampil di Piala Dunia pada tahun 1986.
Saat itu, Kanada gagal melaju dari fase grup.
Kanada menelan tiga kekalahan dan finis tanpa poin.
Namun, kondisi itu berubah drastis di era Herdman.
Transformasi Kanada di Kualifikasi Piala Dunia
Di bawah arahan Herdman, Kanada menjelma menjadi tim kompetitif.
Mereka tampil konsisten di Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona CONCACAF.
Kanada sempat memulai putaran ketiga dengan hasil kurang maksimal.
Mereka hanya meraih satu kemenangan dari lima laga awal.
Meski demikian, Herdman menjaga stabilitas permainan tim.
Kanada kemudian memperbaiki performa secara bertahap.
Selanjutnya, mereka mampu mengumpulkan poin penting di laga krusial.
Kanada akhirnya finis di puncak klasemen kualifikasi.
Tiket Otomatis ke Piala Dunia 2022 Qatar
Kanada mengamankan tiket otomatis ke Piala Dunia 2022.
Mereka finis di atas Meksiko dan Amerika Serikat.
Kanada mengoleksi 28 poin dari 14 pertandingan.
Mereka mencatat delapan kemenangan, empat imbang, dan dua kekalahan.
Skuad yang dipimpin Alphonso Davies tampil solid sepanjang kualifikasi.
Hasil tersebut menjadi pencapaian bersejarah bagi sepak bola Kanada.
Performa Kanada di Piala Dunia 2022
Sayangnya, Kanada gagal melanjutkan performa positif di Qatar.
Mereka tergabung di Grup F bersama Belgia, Kroasia, dan Maroko.
Kanada selalu kalah dalam tiga pertandingan grup.
Mereka kalah dari Belgia, Kroasia, dan Maroko.
Kanada hanya mencetak dua gol dan kebobolan tujuh kali.
Hasil itu membuat mereka tersingkir tanpa poin.
Catatan Statistik John Herdman
Selama lima tahun, Herdman memimpin Kanada dalam 58 pertandingan.
Ia mencatat rata-rata 1,98 poin per laga.
Catatan tersebut menunjukkan konsistensi di level internasional.
Oleh karena itu, banyak pihak menilai Herdman sebagai pelatih berkualitas.
Jika Indonesia memilih Herdman, maka Timnas berpeluang melangkah lebih jauh.
Namun, keputusan akhir tetap bergantung pada federasi.
“Baca Juga: Jadwal Supercoppa Italiana 2025 Tayang Live di ANTV“








Discussion about this post