TrendArrow – Barcelona berencana mencegah pemanggilan Lamine Yamal ke skuad Spanyol untuk laga kualifikasi Piala Dunia. Timnas Spanyol dijadwalkan menghadapi Georgia pada 11 Oktober dan Bulgaria pada 14 Oktober mendatang.
Keputusan ini muncul setelah klub merasa kecewa atas kondisi Yamal yang memburuk usai jeda internasional sebelumnya. Yamal mengalami cedera otot paha yang semakin parah setelah dipaksakan bermain dengan obat pereda nyeri.
“Baca Juga: Pulisic Bersinar, AC Milan Kokoh di Puncak Serie A“
- Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Bola & Olahraga, kamu bisa join di Channel WA Trendarrow.com dengan KLIK DI SINI.
- Ikuti Update Seputar Sepak Bola di Sosial Media Instagram dan Tiktok dari Trendarrow.com
- RESMI! Bang Jay ke Sassuolo! Setelah berbagai rumor beredar, akhirnya kapten kebanggaan kita resmi gabung Sassuolo!
- SAH! Bang Jay ke Sassuolo! Rumor jadi kenyataan, kapten Timnas kita resmi merapat ke Sassuolo!
Hansi Flick Turunkan Yamal Sebelum Menolak Pemanggilan
Pelatih Hansi Flick dilaporkan akan tetap menurunkan Yamal dalam laga melawan PSG dan Sevilla pekan ini. Setelah itu, Barcelona berencana mengirim penolakan resmi kepada federasi.
Sikap keras ini dipicu oleh pengalaman buruk pada awal September. Saat itu, Yamal dipaksa bermain dua kali untuk Spanyol meski belum pulih sepenuhnya. Cedera tersebut membuatnya absen dalam empat laga penting, termasuk melawan Newcastle di Liga Champions.
Flick Tunjukkan Kekecewaan di Depan Publik
Hansi Flick tidak menyembunyikan rasa kecewanya. Dalam konferensi pers menjelang laga kontra Valencia pada 14 September, ia mengkritik keputusan timnas Spanyol.
Menurut Flick, Yamal berangkat dalam kondisi cedera dan tidak berlatih sama sekali. Namun, timnas tetap memberinya obat pereda nyeri agar bisa bermain. Spanyol bahkan sudah unggul tiga gol, tetapi Yamal masih dimainkan lebih dari 70 menit.
Flick menegaskan bahwa tindakan itu bukan cara tepat merawat pemain muda. Ia mengingatkan bahwa Barcelona harus melindungi masa depan Yamal, bukan sekadar memaksimalkan kontribusinya dalam waktu singkat.
Dampak Cedera Bagi Barcelona
Absennya Yamal memberi dampak besar pada Barcelona. Klub harus menjalani empat pertandingan penting tanpa pemain muda andalan mereka. Situasi ini menimbulkan perdebatan tentang beban berat yang harus ditanggung pemain muda di level tertinggi.
Meski demikian, Yamal kembali memberikan pengaruh besar setelah pulih. Ia mencatat satu assist penting untuk Robert Lewandowski saat Barcelona menang melawan Real Sociedad. Sebelumnya, ia juga sudah mencetak dua gol dan dua assist dari tiga laga awal La Liga.
FIFPRO Ikut Angkat Suara
Kekhawatiran Barcelona semakin kuat setelah laporan FIFPRO keluar. Laporan tersebut memperingatkan risiko beban berlebih pada pemain muda.
FIFPRO bahkan menjadikan Yamal sebagai contoh nyata. Ia sudah tampil 130 kali sebelum berusia 19 tahun. Angka ini jauh lebih tinggi dibanding catatan Andres Iniesta pada usia yang sama.
Menurut FIFPRO, padatnya jadwal dapat meningkatkan risiko cedera jangka panjang. Klub dan federasi harus meninjau ulang pengelolaan menit bermain bagi pemain muda seperti Yamal.
Barcelona Siap Hadapi Pekan Krusial
Barcelona kini memasuki pekan penting sebelum jeda internasional. Tim asuhan Flick akan menjamu Paris Saint-Germain di Liga Champions. Setelah itu, mereka bertandang ke markas Sevilla di La Liga.
Saat ini Barcelona masih memimpin klasemen dengan 19 poin. Mereka unggul satu poin dari Real Madrid dan belum terkalahkan. Kehadiran Yamal dalam kondisi bugar jelas menjadi kunci agar performa tim tetap stabil.
“Baca Juga: Xavi Siap Tantang Premier League Bersama Manchester United“








Discussion about this post