TrendArrow – Athletic Bilbao akhirnya kembali ke Liga Champions setelah menunggu selama 11 tahun. Momen bersejarah ini langsung diwarnai ujian berat karena mereka harus menghadapi semifinalis musim lalu, Arsenal. Pertandingan ini berlangsung di San Mames, Selasa (16/9/2025) malam WIB.
Meski baru pertama kali bertemu Arsenal, Bilbao memiliki catatan menarik melawan tim Inggris. Dari sembilan laga kandang, mereka hanya kalah dua kali. Namun, salah satu kekalahan itu cukup menyakitkan karena terjadi di semifinal Liga Europa musim lalu ketika mereka kalah 0-3 dari Manchester United.
Arsenal sendiri tiba dengan rasa percaya diri tinggi. The Gunners mencatat lima kemenangan beruntun atas klub asal Spanyol. Termasuk kemenangan penting saat menyingkirkan Real Madrid di perempat final Liga Champions musim lalu.
“Baca Juga: Juventus vs Dortmund: Nostalgia Final 1997 dan Adu Kekuatan“
- Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Bola & Olahraga, kamu bisa join di Channel WA Trendarrow.com dengan KLIK DI SINI.
- Ikuti Update Seputar Sepak Bola di Sosial Media Instagram dan Tiktok dari Trendarrow.com
- RESMI! Bang Jay ke Sassuolo!
Setelah berbagai rumor beredar, akhirnya kapten kebanggaan kita resmi gabung Sassuolo!- SAH! Bang Jay ke Sassuolo! Rumor jadi kenyataan, kapten Timnas kita resmi merapat ke Sassuolo!
Kebangkitan Bilbao di Panggung Eropa
Kembalinya Bilbao ke Liga Champions disambut penuh suka cita publik San Mames. Mereka terakhir kali berlaga pada musim 2014/15. Setelah itu, Bilbao hanya bisa menyaksikan persaingan dari kejauhan. Kini, dengan skuad segar, mereka berharap bisa memberi kejutan di level tertinggi Eropa.
Rekam jejak Bilbao di Liga Champions belum terlalu mentereng. Dari 12 laga fase utama, mereka hanya menang tiga kali. Menariknya, dua laga pembuka grup selalu berakhir imbang. Namun, keunggulan kandang memberi harapan. Bilbao meraih 14 kemenangan dari 18 laga terakhir di Eropa yang dimainkan di San Mames.
Musim lalu, mereka bahkan mencatat enam kemenangan kandang beruntun di Liga Europa sebelum langkah mereka dihentikan Manchester United. Statistik ini membuat Bilbao percaya diri untuk menyulitkan Arsenal.
Konsistensi Arsenal di Liga Champions
Arsenal hadir sebagai salah satu tim mapan di Liga Champions. Mereka menjalani musim ketiga secara beruntun di ajang ini setelah sempat absen beberapa tahun. Musim lalu, Arsenal melangkah hingga semifinal sebelum disingkirkan PSG dengan agregat 1-3.
Catatan mereka di fase grup sangat solid. Dari 22 laga terakhir, Arsenal meraih 16 kemenangan dan hanya dua kali kalah. Konsistensi ini membuat mereka tetap menjadi favorit meski laga digelar di San Mames.
Kekuatan menyerang Arsenal menjadi modal besar. Bukayo Saka sudah mencetak sepuluh gol dalam 18 laga Liga Champions. Catatan ini menjadikannya pemain Inggris dengan rekor gol terbaik kedua setelah Harry Kane.
Ancaman Gyokeres dan Lini Serang Arsenal
Selain Saka, Arsenal kini punya Viktor Gyokeres sebagai senjata baru. Striker asal Swedia itu tampil tajam bersama Sporting Lisbon musim lalu. Ia mencetak enam gol dalam enam laga fase grup Liga Champions. Kini, Gyokeres siap memberi warna baru di lini depan Arsenal.
Kolaborasinya dengan Saka dan pemain kreatif lain membuat lini serang The Gunners berbahaya. Pertahanan Bilbao harus fokus penuh untuk menghentikan pergerakan cepat mereka.
Duel Sarat Gengsi di San Mames
Atmosfer San Mames diyakini akan berperan besar dalam laga ini. Bilbao dikenal tangguh saat bermain di kandang, sementara Arsenal datang dengan catatan impresif menghadapi klub asal Spanyol.
Bagi Bilbao, laga ini menjadi momen pembuktian setelah penantian panjang kembali ke panggung elite. Di sisi lain, Arsenal ingin menjaga konsistensi sekaligus membuka musim Eropa dengan kemenangan.
Pertemuan ini bukan hanya soal tiga poin, melainkan juga soal gengsi. San Mames akan bergemuruh, menandai kembalinya Bilbao ke peta besar sepak bola Eropa.
“Baca Juga: Arsenal Krisis Cedera Jelang Tandang ke Markas Athletic Bilbao“








Discussion about this post