TrendArrow – AC Milan meraih kemenangan 3-0 atas Lecce pada giornata kelima Serie A 2026/2027. Milan memainkan laga tersebut di San Siro.
Kemenangan ini membantu Milan bangkit setelah kalah dari Benfica pada pertandingan tengah pekan. Rossoneri kemudian tampil lebih dominan dan mencetak tiga gol.
Serie A memilih Christian Pulisic sebagai man of the match. Winger asal Amerika Serikat itu tampil menentukan sejak menit awal.
“Baca Juga: Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026“
- Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Bola & Olahraga, kamu bisa join di Channel WA Trendarrow.com dengan KLIK DI SINI
- Join Grup Bahas Bola Trendarrow dengan KLIK DI SINI

🔥 EL CLÁSICO MAKIN PANAS! 🔥
🤯 Sejarah baru tercipta! Barcelona dan Real Madrid kini sama-sama mengoleksi 106 kemenangan sepanjang sejarah El Clásico!
🔵🔴 Barcelona — 106 kemenangan
⚪ Real Madrid — 106 kemenangan
🤝 Imbang — 52 kali
Gak ada yang mau kalah! 😱 Rivalitas terbesar di dunia sepak bola ini kini benar-benar 50:50. ⚔️
📅 Duel berikutnya: 25 Oktober
🔥 Rodri vs Vinícius kembali jadi salah satu duel yang paling dinanti!
Siapa yang bakal unggul di El Clásico berikutnya? 👀
💬 Barça atau Madrid? Tulis pilihanmu!
#ElClasico #Barcelona #RealMadrid #LaLiga #Football
UPDATE OLAHRAGA & BOLA DI SOSIAL MEDIA
INSTAGRAM – TIKTOK – FACEBOOK Trendarrow.com
JOIN GRUP >>>> BAHAS DAN TEBAK SKOR
- IKUTI UPDATE SEPUTAR SEPAK BOLA DI SOSIAL MEDIA INSTAGRAM DAN TIKTOK DARI Trendarrow.com
- “Baca Juga: 🔥 FINAL PALING PANAS, ElClasico! 🔥“
- “Baca Juga: Diogo Jota Telah Dimakamkan…“
Pulisic Menjawab Kepercayaan Amorim
Pelatih Milan, Ruben Amorim, menempatkan Pulisic sebagai starter dalam pertandingan tersebut. Kesempatan itu menjadi start pertamanya pada Serie A musim 2026/2027.
Pulisic langsung menjawab kepercayaan Amorim melalui penampilan agresif. Ia menjadi pemain pertama Milan yang membobol pertahanan Lecce.
Lecce mencoba menerapkan permainan pragmatis sepanjang pertandingan. Namun, Pulisic terus memberikan tekanan kepada lini belakang tim tamu.
Selain mencetak gol, Pulisic juga menciptakan beberapa peluang berbahaya. Performa tersebut membuatnya menjadi salah satu pemain paling menentukan.
Milan Mendominasi Permainan
Milan mengontrol pertandingan melalui penguasaan bola yang lebih besar. Rossoneri mencatat penguasaan bola sebesar 67 persen.
Sementara itu, Lecce hanya menguasai 33 persen permainan. Milan juga melepaskan 11 tembakan sepanjang pertandingan.
Lecce menghasilkan lima tembakan ke arah gawang Milan. Menariknya, kedua tim sama-sama mencatat empat tembakan tepat sasaran.
Milan juga melakukan sembilan pelanggaran. Di sisi lain, Lecce melakukan 15 pelanggaran sepanjang pertandingan.
Milan memang lebih banyak menguasai bola. Namun, Lecce tetap mampu menciptakan beberapa ancaman melalui serangan balik.
Statistik Milan vs Lecce
Berikut statistik utama pertandingan Milan kontra Lecce:
- Skor: AC Milan 3-0 Lecce
- Tembakan: Milan 11-5 Lecce
- Tembakan tepat sasaran: Milan 4-4 Lecce
- Penguasaan bola: Milan 67%-33% Lecce
- Pelanggaran: Milan 9-15 Lecce
- Offside: Milan 4-1 Lecce
Kemenangan tersebut membawa Milan mengoleksi 11 poin dari lima pertandingan. Milan menempati posisi kelima dalam klasemen sementara.
Sementara itu, Roma, Inter Milan, dan Lazio sama-sama mengoleksi 13 poin. Cagliari berada di posisi keempat dengan 12 poin.
Pulisic Jadi Pembeda Milan
Performa Pulisic menjadi salah satu faktor penting dalam kemenangan Milan. Ia memberikan ancaman sejak awal pertandingan dan membantu membuka pertahanan Lecce.
Selain itu, Pulisic menunjukkan efektivitas ketika mendapat kesempatan menjadi starter. Penampilannya juga membantu Milan kembali meraih kemenangan setelah hasil negatif sebelumnya.
Dengan performa tersebut, Serie A memilih Pulisic sebagai man of the match Milan vs Lecce. Award tersebut menjadi apresiasi atas kontribusinya dalam kemenangan penting Rossoneri.
“Baca Juga: Timnas Voli Putri Indonesia Menang 3-0 atas Vietnam“







Discussion about this post