TrendArrow – Ambisi besar Lionel Messi untuk menambah koleksi trofi kembali tertunda. Finalissima yang mempertemukan Argentina dan Spanyol resmi dibatalkan.
Keputusan tersebut mengecewakan banyak pihak, terutama Messi. Kapten Timnas Argentina itu ingin menjadikan pertandingan ini sebagai ujian penting.
Selain itu, duel tersebut juga menjadi kesempatan bagi Messi untuk meraih trofi ke-49 sepanjang karier profesionalnya.
Namun, situasi politik yang memanas di kawasan Timur Tengah memaksa penyelenggara menghentikan rencana pertandingan tersebut.
“Baca Juga: Jadwal Liga Champions 18–19 Maret 2026 Live di MOJI“
Duel Juara Besar Dunia Gagal Terwujud
Finalissima seharusnya mempertemukan dua juara besar sepak bola dunia. Argentina datang sebagai juara Copa America 2024.
Sementara itu, Spanyol tampil sebagai juara Euro 2024. Kedua tim sebenarnya siap menjalani duel prestisius tersebut.
Awalnya, Qatar dipilih sebagai tuan rumah pertandingan besar ini. Banyak penggemar menantikan laga tersebut pada bulan Maret.
Namun, kondisi geopolitik yang tidak stabil memaksa otoritas membatalkan pertandingan. Akibatnya, duel raksasa yang sangat dinanti gagal terwujud.
Keputusan tersebut langsung menghapus harapan penggemar melihat duel Messi melawan generasi baru Spanyol.
Negosiasi UEFA dan CONMEBOL Berakhir Buntu
UEFA dan CONMEBOL sempat mencoba menyelamatkan pertandingan tersebut. Kedua federasi berdiskusi mengenai jadwal dan lokasi baru.
Namun, pembicaraan itu tidak menghasilkan kesepakatan.
Asosiasi Sepak Bola Argentina kemudian menawarkan solusi. AFA mengusulkan tanggal baru pada 31 Maret.
Mereka berharap perubahan jadwal dapat menjaga Finalissima tetap berlangsung.
Namun, UEFA menolak usulan tersebut. Federasi Eropa itu menilai opsi tersebut tidak sesuai dengan agenda mereka.
UEFA kemudian menjelaskan situasi tersebut melalui pernyataan resmi.
UEFA menyatakan bahwa mereka sudah menjajaki beberapa alternatif. Namun, setiap opsi tidak mendapat persetujuan dari pihak Argentina.
Selain itu, CONMEBOL juga menyampaikan pandangan yang sama. Federasi Amerika Selatan menilai jadwal baru tidak memungkinkan.
Akhirnya, kedua federasi sepakat menghentikan rencana pertandingan tersebut.
Lionel Messi Sangat Ingin Bermain
Beberapa spekulasi sempat menyebut Lionel Messi ikut memengaruhi pembatalan pertandingan. Namun, informasi tersebut tidak benar.
Sumber internal memastikan Messi tidak ikut dalam proses negosiasi.
Sebaliknya, bintang Inter Miami itu sangat ingin memainkan pertandingan tersebut.
Messi melihat Finalissima sebagai kesempatan besar. Ia ingin membantu Argentina meraih gelar internasional tambahan.
Selain itu, ia juga ingin memperkuat chemistry tim sebelum Piala Dunia.
Bagi Messi, setiap pertandingan bersama Argentina memiliki arti penting.
Finalissima juga bisa menjadi momen bersejarah bagi kariernya. Ia berpeluang mengoleksi trofi ke-49 sepanjang perjalanan profesionalnya.
Namun, pembatalan pertandingan membuat kesempatan tersebut tertunda.
Kini Messi dan Argentina harus menunggu kesempatan lain untuk kembali mengejar gelar berikutnya.
“Baca Juga: Prediksi Arsenal vs Leverkusen: Duel Penentu 16 Besar UCL“








Discussion about this post