TrendArrow – Pertandingan pekan ke-26 Serie A 2025/2026 mempertemukan Juventus dan Como. Laga ini berlangsung di Allianz Stadium pada Sabtu, 21 Februari 2026, pukul 21.00 WIB.
Juventus menempati posisi kelima dengan 46 poin. Sementara itu, Como berada di peringkat keenam dengan 42 poin. Selisih empat angka membuat laga ini sangat krusial.
Kedua tim sama-sama membidik zona Eropa. Oleh karena itu, hasil pertandingan akan memengaruhi peta persaingan papan atas.
“Baca Juga: Derby Tottenham vs Arsenal, Ujian Berat Pemuncak“
- Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Bola & Olahraga, kamu bisa join di Channel WA Trendarrow.com dengan KLIK DI SINI
- Join Grup Bahas Bola Trendarrow dengan KLIK DI SINI
Rekor Pertemuan dan Kekuatan Kandang
Juventus dan Como telah bertemu 29 kali di Serie A. Juventus mengoleksi 15 kemenangan. Selain itu, kedua tim mencatat sepuluh hasil imbang.
Namun, Como memenangi pertemuan terakhir. Kemenangan itu memutus 23 laga tanpa menang atas Juventus.
Meski begitu, Juventus tetap menunjukkan dominasi di kandang. Tim tuan rumah tidak pernah kalah dari Como di Turin sejak 1 April 1951. Juventus mencatat tujuh kemenangan dari 12 laga kandang setelah tanggal tersebut.
Selain itu, Juventus menjaga tren positif di kandang. Mereka tidak terkalahkan di Allianz Stadium sejak 9 Maret 2025. Rangkaian itu mencakup 15 laga liga tanpa kekalahan.
Dengan catatan tersebut, Juventus memiliki kepercayaan diri tinggi. Namun, Como datang dengan motivasi besar untuk mematahkan tren itu.

🚨⚽ John Herdman resmi memilih Indonesia!
Pelatih berlisensi UEFA Pro ini dikabarkan menolak tawaran Honduras dan Jamaika.
Ia memilih bertahan dan fokus pada proyek jangka panjang Timnas Indonesia 🇮🇩🔥
📌 Profil Singkat John Herdman
🏴 Kebangsaan: Inggris
🎂 Usia: 50 tahun (19 Juli 1975)
📋 Lisensi: UEFA Pro
🧠 Formasi favorit: 3-4-2-1
Sinyal kuat bahwa proyek Timnas bukan sekadar jangka pendek.
Menurut kamu, sejauh mana Herdman bisa membawa Indonesia melangkah? 👇🇮🇩
#TimnasIndonesia #JohnHerdman #SepakBolaIndonesia #Garuda #Football
UPDATE OLAHRAGA & BOLA DI SOSIAL MEDIA
INSTAGRAM – TIKTOK – FACEBOOK Trendarrow.com
JOIN GRUP >>>> BAHAS DAN TEBAK SKOR
- IKUTI UPDATE SEPUTAR SEPAK BOLA DI SOSIAL MEDIA INSTAGRAM DAN TIKTOK DARI Trendarrow.com
- “Baca Juga: Cape Verde Cetak Sejarah! Negara kecil di Afrika lolos Piala Dunia untuk pertama kalinya!“
- “Baca Juga: Cape Verde bikin kejutan dunia! Negara kecil 590 ribu penduduk ini lolos Piala Dunia pertama kalinya!“
Variasi Pencetak Gol Juventus
Juventus menunjukkan produktivitas yang merata musim ini. Sebanyak 17 pemain berbeda telah mencetak gol di Serie A. Catatan ini menjadi yang tertinggi di liga musim ini.
Jumlah tersebut mendekati rekor klub pada musim 2011/2012. Saat itu, Juventus memiliki 20 pencetak gol berbeda.
Selain itu, Kenan Yildiz tampil menonjol. Ia masuk dalam lima pemain liga top Eropa dengan minimal 50 tembakan dan 50 peluang tercipta.
Ia sejajar dengan Bruno Fernandes, Michael Olise, Lamine Yamal, dan Kylian Mbappe. Statistik ini menunjukkan kontribusi besarnya dalam serangan.
Performa Individu yang Meningkat
Juventus juga mendapat kontribusi dari lini tengah. Andrea Cambiaso telah mencatat tiga assist musim ini. Ia berpeluang melampaui rekor pribadinya bersama klub.
Sementara itu, Weston McKennie tampil tajam sepanjang Februari. Ia menyumbang dua gol dan dua assist dalam tiga laga.
Sejak awal 2026, McKennie terlibat dalam enam gol liga. Catatan ini menjadi yang tertinggi di antara gelandang Serie A.
Selain itu, Jonathan David juga tampil konsisten. Ia mencatat enam kontribusi gol sepanjang 2026. Jumlah itu setara dengan Lautaro Martinez dan Nikola Krstovic.
Tantangan Como dan Faktor Absensi
Como menghadapi tantangan berat jelang laga ini. Mereka gagal mencetak gol dalam 14 dari 29 pertemuan melawan Juventus.
Sebagai perbandingan, Como hanya lebih sering mandek saat melawan AS Roma dengan 15 laga tanpa gol.
Selain itu, Como kehilangan Nico Paz karena sanksi. Tim belum pernah menang dalam tiga laga tanpa kehadirannya.
Di sisi lain, Jesus Rodriguez aktif melepaskan tembakan. Namun, ia belum mencetak gol musim ini meski mencatat tembakan terbanyak tanpa gol di lima liga top Eropa.
Klasemen Sementara Serie A
Inter Milan memimpin klasemen dengan 61 poin. AC Milan mengikuti dengan 54 poin.
Kemudian, Napoli mengoleksi 50 poin. AS Roma berada di posisi keempat dengan 47 poin.
Juventus menempel di peringkat kelima dengan 46 poin. Como menguntit di posisi keenam dengan 42 poin.
Dengan situasi ini, laga di Turin menjadi sangat menentukan. Juventus mengandalkan konsistensi kandang. Namun, Como membawa ambisi besar untuk menembus zona Eropa.
“Baca Juga: Derby Tottenham vs Arsenal, Ujian Berat Pemuncak“








Discussion about this post